Perang pikiran cerdas penggunaan sosmed
Dosen
Misi Sukses Yahudi Membuat Dinding Ratapan Maya
Pernah mengeluh di dinding facebook? Dinding facebook saya sering dipenuhi oleh keluhan orang, bahkan hanya sekedar galau kecil yang dituliskan agar semua orang tahu kegalauannya. Juga orang yang menempelkan doa atas keluhan mereka dan berharap mendapatkan amin dan like dari banyak orang dalam daftar teman mereka.
Kemudian tiba-tiba saya berpikir mengapa Mark Zuckerberg menamakan laman facebook sebagai wall atau dinding (saya tidak tahu apakah benar dia sengaja menyebutnya sebagai wall/dinding). Menurut informasi, pendiri facebook adalah seorang Yahudi. Dan jika saat ini dinding facebook banyak digunakan sebagai tempat mengeluh atau meratap, tindakan itu yang mungkin malah meniru kaum tersebut dan menandakan kesuksesan orang yahudi dalam menyebarkan faham mereka melalui DINDING RATAPAN yang baru.
Menurut Wikipedia, Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh orang Yahudi. Orang Yahudi percaya bahwa tembok ini tidak ikut hancur sebab di situlah berdiam "Shekhinah" (kehadiran ilahi). Jadi, berdoa di situ sama artinya dengan berdoa kepada Tuhan. Orang Yahudi berdoa di Tembok Barat yang kini disebut "Tembok Ratapan" karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu.
Dan kita saat ini sering sekali meratap, mengeluh dan berdoa di dinding facebook buatan orang Yahudi.
Tanpa kita sadari (mungkin) tujuan mereka tercapai...harus kita akui bahwa yahudi memang memiliki kecerdasan luar biasa, sehingga orang sakit kepala, sakit perut, atau sekedar mau makan pun meletakkan doanya di dinding ratapan ini. Lebih parah lagi, sering kita gunakan dinding facebook untuk meratap bersama, persis seperti kaum yang sering kita benci itu menggunakan dinding ratapannya.
Komentar
Posting Komentar